Mantan? Yaa. Mantan itu kan orang yang udah lewat di kehidupan kita. Dan harus kita lupakan demi kebaikan ke depannya. Tapi eitsss, jangan salah cerna dulu. Bukan berarti kita melupakan, kita malah nggak pernah lagi saling sapa, jangan!! Meskipun udah jadi mantan, tapi yang namanya temenan juga harus tetep jalan dong. Asalkan pandai-pandai ngatur keadaan hati aja kalau udah ketemu mantan yaa. Nanti daripada abis ketemu malah tangis-tangisan. Kan kasian air matanya kebuang cuma buat hal yang nggak penting u,u
Kita sebenernya boleh aja menoleh ke belakang tapi
ingat! Menoleh ke belakang demi di jadikan suatu pelajaran.
Tapi emang sih, menurut pengalaman pribadi.
Melupakan sang mantan itu nggak semudah ngelupain kejadian abis jatoh dari
motor beberapa menit yang lalu #eh?
Iya beda. Mau tau bedanya kenapa? Bedanya...
meskipun mantan udah berlalu tapi jejaknya masih tetep ketinggalan. Kalau
masalah dimana ketinggalannya sih itu tergantung, relative tergantung
pengalaman orangnya.
Gue sering nanya ke temen-temen gue tentang
kelebihan sang mantan, dan jawabannya bervariasi kaya gini nih “mantan gue
baik, care, cakep, romantis, mantan gue beda”, dari itu aja gue udah bisa ambil
kesimpulan, banyak point terakhir yang masih jadi alasan kenapa sang mantan
tetap jadi nomor satu “mantan gue beda” beda dari yang lain dan secara nggak
sengaja kita udah men-suggest ke diri kita sendiri kalau “mantan gue beda, beda
dari yang lain”. Jadi, pas sang mantan udah beranjak, jejaknya tetep ada, karna
menganggap beda dan secara nggak sadar mensugesti untuk mencari yang persis
sama seperti sang mantan.
Haloooo.... get up! Nggak ada orang yang sama di
dunia ini, anak kembar sekalipun itu juga beda. Sekalipun sama, pasti perasaan,
sikap, tingkah, dan pikirannya berbeda. Nggak ada yang sama di dunia ini!
Ingat! Menyamakan mantan dari segi wajah ataupun sikap dengan orang baru cuma bakal bikin sakit hati dan nggak akan mengembalikan keadaan seperti dulu, yang ada malah semakin terpuruk. Jadi, belajarlah dari pengalaman. Mungkin sang mantan perfect untuk ukuran kita dan nggak ada yang bisa menandingi keunikan sang mantan, tapi ingat standar yang kuasa berbeda dengan standar kita. Percaya aja kalau segala sesuatu itu memang sudah di atur oleh yang kuasa. Dengan berpisah dengan sang mantan berarti ada rencana yang lebih luar biasa di baliknya kan? Tentunya J
Berpikirlah seperti ini "sang mantan singgah sesaat di kehidupan kita untuk memberikan warna di kehidupan kita hingga akhirnya kita mengerti hidup kita bermakna” J
Ingat! Menyamakan mantan dari segi wajah ataupun sikap dengan orang baru cuma bakal bikin sakit hati dan nggak akan mengembalikan keadaan seperti dulu, yang ada malah semakin terpuruk. Jadi, belajarlah dari pengalaman. Mungkin sang mantan perfect untuk ukuran kita dan nggak ada yang bisa menandingi keunikan sang mantan, tapi ingat standar yang kuasa berbeda dengan standar kita. Percaya aja kalau segala sesuatu itu memang sudah di atur oleh yang kuasa. Dengan berpisah dengan sang mantan berarti ada rencana yang lebih luar biasa di baliknya kan? Tentunya J
Berpikirlah seperti ini "sang mantan singgah sesaat di kehidupan kita untuk memberikan warna di kehidupan kita hingga akhirnya kita mengerti hidup kita bermakna” J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar